Selasa, 09 Mei 2017

respon komunikasi organisasi



IKLIM ORGANISASI DAN IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI
                Iklim komunikasi (organisasi) memiliki peran yang sangat penting karena mengaitkan konsep-konsep, perasaan-perasaan dan harapan-harapan anggota-anggota organisasi dan membantu menjelaskan perilaku anggota organisasi.
                Dari pengertian diatas, dapat saya simpulkan bahwa yang dimaksud dengan iklim disini ialah suatu keadaan atau kondisi. Jadi, iklim komunikasi yaitu kondisi yang diciptakan saat berlangsungnya sebuah komunikasi atau bagaimana menciptakan kondisi atau suasana-suasana saat berkomunikasi. Karena semakin baik iklim organisasi yang kita bangun, maka akan semakin efektif iklim komunikasi. Maka dianggap sangat penting iklim karena akan menjadi penentu komunikasi yang efektif.
                Adapun factor-faktor yang membentuk suatu organisasi. Ada dua factor yaitu lingkungan organisasi eksternal dan lingkungan organisasi internal. Dimana, factor eksternal organisasi mempengaruhi iklim pada organisasi  tersebut, seperti: lingkungan alam, fisik, perundang-undangan. Sedangkan, factor internal organisasi terdiri dari: visi, misi, strategis, struktur organisasi, ukuran, teknologi, dan sumber daya manusia.
·         Factor lingkungan organisasi eksternal. Factor ini membentuk iklim komunikasi dari luar organisasi, seperti: komunikasi tercipta karena adanya kebutuhan atau keinginan diluar dari organisasi yang berhubungan dengan lingkungan.
·         Factor lingkungan organisasi internal. Komunikasi yang berlangsung didalam iklim organisasi yang terkait dengan internal organisasi itu sendiri, seperti: komunikasi yang berlangsung karena kepentingan organisasi itu sendiri.
Jadi, dapat saya simpulkan pentingnya iklim komunikasi. Iklim komunikasi terkait semua didalamnya aspek-aspek dalam berkomunikasi baik itu bagaimana cara kita berkomunikasi sampai terciptanya suasana atau kondisi dalam komunikasi. Iklim komunikasi sangat berpengaruh terhadap komunikasi yang efekti. Semakin baik cara komunikasi yang kita ciptakan maka iklim komunikasinya juga akan semakin baik. Jadi, semakin baik iklim komunikasi maka akan semakin efektif komunikasi yang berlangsung dalam sebuah organisasi.
        Hubungan iklim komunikasi dengan kepuasan komunikasi. Ikim komunikasi jelas berhubungan dengan kepuasan komunikasi karena iklim akan mempengaruhi kepuasan. Jika iklim komunikasi yang tercipta dengan baik dan efektif maka akan tercipta kepuasan dalam organisasi. Contoh: ketika  saya berkomunikasi dengan seseorang dan tercipta iklim atau kondisi komunikasi yang baik dan terdapat kesepahaman didalam komunikasi tersebut, maka kita juga akan merasakan komunikasi yang kita lakukan ini sangat efektif jadi ada rasa puas tersendiri.

Rabu, 03 Mei 2017

Tugas Respon ke-2



KOMUNIKASI DAN KINERJA

Dimana kinerja yaitu hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
Jadi, dapat saya simpulkan bahwa kinerja seorang karyawan sangat berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas sebuah tempat kerja atau organisasi.
                Ada dua jenis perilaku atau tugas pekerjaan yang mencakup unsur-unsur penting kinerja pekerjaan, yakni tugas fungsional dan tugas perilaku. Dimana, tugas fungsional berkaitan dengan seberapa baik seorang karyawan menyelesaikan seluk-beluk pekerjaan, termasuk terutama penyelesaian aspek-aspek teknis pekerjaan tersebut. Tugas perilaku berkaitan dengan seberapa baik karyawan menangani kegiatan antar persona dengan anggota lain organisasi, termasuk mengatasi konflik, mengelolah waktu , memberdayakan orang lain, bekerja dalam sebuah kelompok, dan bekerja secara mandiri.
                Adapun factor-faktor yang mempengaruhi kinerja yaitu :
·         Factor kemampuan
·         Factor motivasi
Dimana, factor kemampuan itu memiliki kemampuan potensi dan IQ diatas rata-rata. Sedangkan, factor motivasi terbentuk dari sikap. Jadi, kinerja atau hasil kerja seorang karyawan itu dipengaruhi oleh dua factor tersebut.
Apakah seorang karyawan yang ditempatkan didibidang yang tidak sesuai  kemampuannya, apakah  akan mempengaruhi kinerjanya ?
Karena ketika seorang pemimpin salah menempatkan karyawan pada bidang yang tidak sesuai dengan kemampuannya, juga akan berpengaruh kepada sikap dan motivasi seorang karyawan. Jadi, rasa percaya diri karyawan akan menurun.
Jika dilihat dari kasus tersebut,  tindakan apa yang baik diambil oleh seorang pemimpin?
Jika dilihat dari titik acuan penilaian, terdapat 3 tipe kriteria pengukuran prestasi yang saling berbeda, yakni:
1.       Pengukuran kriteria berdasarkan hasil. Tipe ini merumuskan pekerjaan berdasarkan pencapaian tujuan organisasi, atau mengukur hasil akhir.
2.       Pengukuran kinerja berdasarkan perilaku. Yakni pengukuran sarana pencapaian sasaran.
3.       Pengukuran kinerja “judgement”. Ini merupakan kriteria yang mengukur  prestasi berdasarkan perilaku tertentu. Seperti : jumlah yang dilakukan, luas pengetahuan, kepribadian dan kepemimpinan.

Adapun Kriteria penilaian kinerja meliputi ; kualitas pekerjaan, ketetapan waktu, inisiatif, kemampuan dan komunikasi.

Rabu, 26 April 2017

Respon



KOMUNIKASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN
Menurut pendapat saya, pemimpin adalah seseorang yang mampu memimpin, mempengaruhi, dan mengarahkan orang lain. Kepemimpinan yaitu berupa bagaimana model atau cara mempengaruhi orang lain.
Seorang pemimpin harus memiliki keterampilan manajemen (manajerial skill) maupun keterampilan teknis ( technical skill).
Dalam pendekatan gaya kepemimpinan, ada beberapa pendekatan mengenai gaya kepemimpinan, yakni:
·         Pendekatan Kisi Kepemimpinan Tim, dimana didalamnya ada gaya taat otoritas, gaya country club, gaya pengalah, gaya jalan tengah, dan gaya tim.
Bagaimana cara menjalankan kepemimpinan seperti pendekatan kisi kepemimpinan tim, jika manajemennya lemah?
·         Pendekatan gaya situasional yaitu menekankan pada dimensi arahan dan dukungan. Setiap dimensi harus diterapkan secara tepat dengan memperhatikan situasi yang berkembang. Kepemimpinan situasi menyiadkan empat pilihan gaya kepemimpinan yaitu, pemberitahu, partisipatif, penjual dan pendelegasi.
Bagaimana cara penerapan gaya pendekatan situasional dalam suatu kepemimpinan, dan dakam model kepemimpinan seperti apa yang harus diterapkan ?
·         Pendekatan kepemimpinan tim, kepemimpinan didalam tim umumnya digariskan kedaftar serangkaian keputusan utama yaitu sejumlah kondisi yang menentukan kapan dan bagaimana seorang pemimpin harus ikut campur guna meningkatkan fungsi tim.
·         Kepemimpinan transformsional, pemimpin transformasional harus mendefinisikan , mengkomunikasikan, dan mengartikulasikan visi organisasi, dan bawahan harus menerima dan mengakui kredibilitas pemimpinnya.